Minggu, 06 Oktober 2013

Kode Etik Profesi Akuntansi


Perilaku etika merupakan fondasi peradaban modern yang menggarisbawahi keberhasilan berfungsinya hampir setiap aspek masyarakat, dari kehidupan keluarga sehari-hari sampai hukum, kedokteran,dan bisnis. Etika (ethic) mengacu pada suatu sistem atau kode perilaku berdasarkan kewajiban moral yang menunjukkan bagaimana seorang individu harus berperilaku dalam masyarakat.
Perilaku etika juga merupakan fondasi profesionalisme modern. Profesionalisme didefinisikan secara luas, mengacu pada perilaku, tujuan, atau kualitas yang membentuk karakter atau member ciri suatu profesi atau orang-orang profesional. Seluruh profesi menyusun aturan atau kode perilakuyang mendefinisikan perilaku etika bagi anggota profesi tersebut.
S. M. Mintz telah mengusulkan bahwa terdapat tiga metode atau teori perilaku etika yang dapat menjadi pedoman analisis isu-isu etika dalam akuntansi. Teori ini antara lain : (1) paham manfaat atau utilitarianisme. (2) pendekatan berbasis hak (rights based approach),dan (3) pendeketan berbasis keadilan (justice based approach).
Teori utilitarian mengakui bahwa pengambilan keputusan mencakup pilihan antara manfaat dan beban dari tindakan-tindakan alternatif, dan menfokuskan pada konsekuensi tindakan pada individu yang terpengaruh. Teori hak mengasumsikan bahwa individu memiliki hak tertentu dan individu lainnya memiliki kewajiban untuk menghormati hak tersebut. Teori keadilan berhubungan dengan isu seperti ekuitas, kewajaran,dan keadilan. Teori keadilan mencakup dua prinsip dasar. Prinsip pertama menganggap bahwa setiap orang memiliki hak untuk memiliki kebebasan pribadi tingkat maksimum yang masih sesuai dengan kebebasan orang lain. Prinsip kedua menyatakan bahwa tindakan sosial dan ekonomi harus dilakukan untuk memberikan manfaat bagi setiap orang dan tersedia bagi semuanya.
Garis besar kode etik dan perilaku professional adalah :
Prinsip mengenai kualitas hidup semua orang menegaskan kewajiban untuk melindungi hak asasi manusia dan menghormati keragaman semua budaya. Sebuah tujuan utama profesional komputasi adalah untuk meminimalkan konsekuensi negatif dari sistem komputasi, termasuk ancaman terhadap kesehatan dan keselamatan.

“Harm” berarti konsekuensi cedera, seperti hilangnya informasi yang tidak diinginkan, kehilangan harta benda, kerusakan harta benda, atau dampak lingkungan yang tidak diinginkan.
Kejujuran merupakan komponen penting dari kepercayaan.Tanpa kepercayaan suatu organisasi tidak dapat berfungsi secara efektif.
Pelanggaran hak cipta, hak paten, rahasia dagang dan syarat-syarat perjanjian lisensi dilarang oleh hukum di setiap keadaan.
Komputasi profesional diwajibkan untuk melindungi integritas dari kekayaan intelektual.
Komputasi dan teknologi komunikasi memungkinkan pengumpulan dan pertukaran informasi pribadi pada skala yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah peradaban.
Prinsip kejujuran meluas ke masalah kerahasiaan informasi setiap kali salah satu telah membuat janji eksplisit untuk menghormati kerahasiaan atau, secara implisit, saat informasi pribadi tidak secara langsung berkaitan dengan pelaksanaan tugas seseorang.



Seorang akuntan profesionalmempunyai kewajiban untuk memelihara pengetahuan dan keterampilan profesional secara berkelanjutan pada tingkat yang dipelukan untuk menjaminseorang klien atau atasan menerima jasa profesional yang kompeten yangdidasarkan atas perkembangan praktik, legislasi, dan teknik terkini. Seorangakntan profesional harus bekerja secara tekun serta mengikuti standar-standar  profesional haus bekerja secara tekun serta mengikuti standar-standar profesionaldan teknik yang berlaku dalam memberikan jasa profesional.
Seorang akuntan profesional harus patuh pada hukum dan perundang-undangan yang relevan dan harus menghindari tindakan yang dapatmendiskreditkan profesi.


Dalam menjalankan tanggung jawab sebagai seorang profesional,anggota harus menjalankan pertimbangan moral dan profesional secara sensitif.
Anggota harus menerima kewajiban mereka untuk bertindak sedemikian rupa demi melayani kepentingan publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukan komitmen atas profesionalisme.
Untuk memelihara dan memperluas keyakinan publik, anggota harusmelaksanakan semua tanggung jawab profesinal dengan ras integritas tertinggi.
Seorang anggota harus memelihara objektivitas dan bebas dari konflik kepentingan dalam menunaikan tanggung jawab profesional.Seorang anggota dalam praktik publik seharusnya menjaga independensi dalam faktadan penampilan saat memberikan jasa auditing dan atestasi lainnya.
Seorang anggota harus selalu mengikuti standar-standar etika dan teknis profesi terdorong untuk secara terus menerus mengembangkankompetensi dan kualita jasa, dan menunaikan tanggung jawab profesional sampaitingkat tertinggi kemampuan anggota yang bersangkutan.
Seorang anggota dalam praktik publik harus mengikuti prinsip-prinsip kode Perilaku Profesional dalam menetapkan ruang lingkup an sifat jasa yang diberikan.

Prinsip Etika di sahkan oleh Kongres dan berlaku bagi seluruh anggota. Adapun prinsip-prinsip tersebut   adalah:

Interpretasi Aturan Etika merupakan interpretasi yang dikeluarkan oleh Badan yang dibentuk oleh Himpunan setelah memperhatikan tanggapan dari anggota, dan pihak-pihak berkepentingan lainnya, sebagai panduan dalam penerapan Aturan Etika, tanpa dimaksudkan untuk membatasi lingkup dan penerapannya.


Jumat, 28 Juni 2013

ARTIKEL TENTANG BANJIR DIJAKARTA

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan hingga Sabtu (19/1/2013) pukul 07.00 WIB, korban meninggal akibat bencana banjir di Jakarta menjadi 14 orang.
“Ada tambahan dua korban dari jumlah kemarin sebanyak 12 orang,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu.
Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, dua korban terakhir yang ditemukan adalah Karno, warga Tebet, Jakarta Selatan; dan korban yang ditemukan tewas di basement UOB Plaza Jalan MH Thamrin.
Karno ditemukan tewas oleh tim penyelamat di tepi Kali Ciliwung, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, atau tepatnya di sekitar Jembatan Kampung Melayu Kecil, Jumat (18/1/2013). Sementara itu, korban di Gedung UOB ditemukan pada Sabtu pagi. 
Sutopo mengatakan, dari 14 korban meninggal, enam orang meninggal karena tersengat listrik, empat orang karena usia dan sakit, dua anak-anak, satu orang hanyut ke sungai, dan satu orang terjebak di basement gedung.
Menurut dia, 14 korban meninggal tersebut sembilan orang di Jakarta Barat, dua orang di Jakarta Selatan, satu orang di Jakarta Timur, satu orang di Jakarta Utara, dan satu orang di Jakarta Pusat.
Sutopo mengatakan, hingga saat ini masih ada beberapa daerah yang terendam banjir di Jakarta. Bahkan, debit Ciliwung menurut dia juga mengalami kenaikan sejak kemarin sore akibat kiriman dari Depok.
Hingga Sabtu (19/1/2013) pagi, Sutopo mengatakan bahwa banjir yang melanda kawasan Pluit, Jakarta Utara, belum surut. Ketinggian air di kawasan ini menurutnya lebih dari 1,5 meter.
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengatakan ada 12 orang meninggal disebabkan banjir yang melanda Jakarta sejak Selasa (15/1/2013) hingga Jumat kemarin. BNPB menilai banjir yang melanda Jakarta telah menggenangi 32 kecamatan, 102 kelurahan, 337 RW, dan 910 RT.

  •  Kesimpulan :
pemerintah harus mempersiapkan strategi agar tidak terjadinya banjir lagi di ibu kota dan agar tidak memakan korban lagi akibat bajir.pemerintah harus lebih memperketat peraturan dilingkungan masyarakat seperti tidak membuang sampah sembarangan,menjaga lingkungan,melestarikan lingkungan hijau.dan harus mengadakan aksi bersih2 lingkungan dan berpartisipasi membersihkan sampah serta lapak-lapak liar disembarang tempat.seharusnya pemerintah baik masyarakat ibu kota dapat bekerja sama menjaga kelestarian alam dan lingkungan agar terjauh dari bencana seperti banjir yang sampai memakan korban seperti di daerah tebet.dibutuhkan kesadaran diri dalam menjaga lingkungan agar terhidar dari bencana yang sudah-sudah terjadi.

  • conclusion:

government should prepare a strategy to avoid further flooding in the capital and that no casualties result bajir.pemerintah longer have to further tighten the regulatory environment such as not littering, protect the environment, preserve the environment should hijau.dan bersih2 staged environment and participate cleaning litter and illegal shanties in the palm disembarang tempat.seharusnya good government capital community can work together to preserve nature and the environment to be the furthest from disasters such as floods that until such casualties in the area tebet.dibutuhkan self-awareness in order to protect the environment is spared the disasters that have -have occurred.